Video tidak tersedia

Gas Pol! Tim Doa Ibu Dominasi Lintasan dalam Gelaran Drag Bike 2026

Adu Mekanik dan Performa: Motor Matic "Harian Tanpa Spek" Curi Perhatian di Kejuaraan Drag Race Sumatera

MEDAN – Arena balap lurus kembali memanas! Gelaran Drag Race yang mempertemukan mekanik-mekanik terbaik kali ini menjadi panggung bagi tim Doa Ibu Project. Tak hanya sekadar gaya, motor-motor yang turun ke lintasan menunjukkan performa mesin yang gahar dalam balutan bodi aerodinamis yang minimalis.

Fokus utama tertuju pada unit matic bongsor yang tampil dengan konsep street racing. Meski mengusung stiker "Harian Tanpa Spek", performa di atas aspal berkata sebaliknya. Dengan kombinasi knalpot racing yang gahar dan settingan CVT yang presisi, motor ini berhasil mencatatkan waktu impresif sejak lampu hijau menyala.

Kesiapan Mental dan Fisik Rider
Sebelum melesat di lintasan, persiapan matang terlihat di area paddock. Para rider yang tergabung dalam komunitas ini tidak hanya mengandalkan kecepatan motor, tetapi juga fokus pada teknik start dan aerodinamika tubuh guna memangkas catatan waktu per sekian detik.

"Kuncinya ada pada ketenangan saat lampu start dan bagaimana kita menjaga keseimbangan motor saat tenaga dialirkan penuh ke roda belakang," ungkap salah satu kru teknis di lokasi.

Solidaritas di Balik Garis Start
Meski kompetisi berlangsung ketat, suasana persaudaraan tetap terasa kental. Seluruh tim yang terlibat tampak kompak memberikan dukungan dari pinggir lintasan. Momen ini sekaligus menjadi ajang pembuktian bahwa modifikasi motor bukan sekadar hobi, melainkan sebuah karya seni mesin yang menuntut ketelitian tinggi.

Kejuaraan ini menjadi penutup rangkaian agenda balap musim ini, di mana tim Doa Ibu kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu penantang serius di aspal Sumatera.